Blog
Beragam informasi serta tips jual, beli, sewa menyewa properti di felix-properyguru.id yang dikurasikan untuk Anda.
Cara Pilih Apartemen untuk Disewakan Bukan Cuma untuk Ditinggali
Banyak investor beli apartemen mewah di Jakarta hanya karena suka desainnya — lalu kesulitan menyewakannya. Unit terlalu spesifik, lokasi jauh dari kawasan bisnis, atau biaya operasional terlalu tinggi. Akibatnya, apartemen menganggur berbulan-bulan, dan cash flow negatif. Padahal, memilih apartemen untuk...Continue reading→
Cara Hitung Nilai Tambah Furnishing Premium, Apakah Layak Investasi Saat Beli Apartemen?
Banyak developer apartemen mewah di Jakarta menawarkan “furnishing premium” dengan biaya tambahan Rp 300–800 juta. Sofa kulit Italia, kitchen set Jerman, lantai marmer, smart home system — semuanya terdengar menggiurkan. Tapi pertanyaan kuncinya: apakah ini investasi yang masuk akal? Atau...Continue reading→
Cara Pilih Pengelola Apartemen yang Profesional
Banyak pemilik apartemen mewah di Jakarta kecewa setelah menempati: kolam renang keruh, lift sering rusak, keamanan tidak responsif, dan tagihan service charge naik tanpa penjelasan. Masalahnya bukan pada apartemennya — tapi pada pengelola (building management) yang tidak profesional. Pengelola yang...Continue reading→
Cara Hitung Biaya Hidden Cost Saat Beli Apartemen Mewah di Jakarta
Banyak pembeli apartemen mewah di Jakarta kaget setelah menempati: “Katanya biaya operasional ringan, kok tiap bulan keluar 10 juta?” Itu karena mereka hanya hitung cicilan KPR — lupa hidden cost yang sering disembunyikan di balik istilah “fully furnished” atau “premium...Continue reading→
Cara Baca Laporan Keuangan Developer
Banyak pembeli properti mewah di Jakarta langsung bayar DP besar hanya karena melihat sales gallery mewah dan janji serah terima cepat. Tapi jarang yang tahu: kesehatan keuangan developer adalah penentu utama apakah proyekmu akan selesai tepat waktu atau mangkrak bertahun-tahun....Continue reading→
Cara Pastikan Transaksi Properti Mewahmu Aman dari Awal Sampai Akhir
Beli atau jual properti mewah di Jakarta itu seperti menyeberangi jembatan sempit di atas jurang — satu langkah salah, bisa berakibat kerugian miliaran rupiah. Banyak transaksi gagal bukan karena niat buruk, tapi karena kelalaian di detil kecil: dokumen tidak lengkap,...Continue reading→
Perbedaan Agen Properti yang Dibayar oleh Penjual vs yang Dibayar oleh Pembeli
Banyak orang mengira semua agen properti bekerja untuk mereka — padahal, siapa yang bayar, dialah yang diwakili. Ini bukan teori — ini prinsip dasar hukum perwakilan. Agen yang dibayar oleh penjual secara hukum wajib memperjuangkan kepentingan penjual: harga tertinggi, closing...
Cara Pilih Waktu Terbaik Beli Properti Mewah
Banyak orang menunda beli properti mewah karena menunggu “waktu terbaik” — lalu kehilangan kesempatan saat harga naik atau unit langka. Yang lain buru-buru beli karena takut ketinggalan — lalu menyesal saat pasar koreksi. Faktanya, tidak ada waktu sempurna — tapi...
Cara Negosiasi dengan Pemilik Langsung
Banyak pembeli properti mewah di Jakarta memilih negosiasi langsung dengan pemilik — untuk hindari komisi agen dan dapat harga lebih murah. Tapi banyak yang akhirnya kewalahan: tidak tahu cara tawar yang efektif, salah hitung biaya, atau bahkan terjebak di properti...Continue reading→
Cara Deteksi Properti Abal-abal di Marketplace
Banyak calon pembeli properti mewah terjebak karena tergiur foto bagus dan harga murah di marketplace — lalu kehilangan ratusan juta setelah kirim DP ke agen palsu. Modusnya klasik: iklan properti premium di lokasi strategis, harga 20–30% di bawah pasar, foto...Continue reading→
Perbedaan SHM, HGB, dan HPL
Banyak calon pembeli properti mewah di Jakarta bingung saat tahu sertifikatnya bukan SHM (Sertifikat Hak Milik), tapi HGB (Hak Guna Bangunan) atau HPL (Hak Pengelolaan Lahan). “Apa bedanya? Mana yang lebih aman? Bisakah diwariskan?” Jawabannya tidak sederhana — karena keamanan...Continue reading→
Cara Hitung ROI Properti Sewa di Jakarta — Jangan Asal Tebak ‘Pasti Untung’
Banyak investor beli apartemen atau ruko di Jakarta dengan asumsi: “Pasti laku disewa, pasti untung.” Tapi kenyataannya? Banyak properti menghasilkan negative cash flow — pemasukan sewa tidak cukup menutup cicilan KPR, service charge, dan maintenance. Yield bersih malah minus 2–3%...Continue reading→
